kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Soal kebijakan industri nasional, pebisnis mamin minta pemerintah perhatikan hal ini


Minggu, 18 Maret 2018 / 20:59 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan industri makanan dan minuman


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah merencanakan strategi industri nasional dalam Kebijakan Industri Nasional hingga tahun 2019. Salah satu industri yang ditargetkan menjadi unggulan adalah sektor pangan.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Indrayana mengatakan pihaknya berharap pemerintah memperhatikan beberapa hal untuk mendorong industri pangan. 

Pertama, pemerintah harus memperkuat ketersediaan bahan baku industri hulu pangan.

"Supaya nilai kompetitif kita kuat dalam global value chain. Kita melihat kompenen inputnya harus kuat,"kata Indrayana kepada KONTAN, Minggu (18/3).

Kedua, pemerintah harus memberikan insentif yang lebih baik untuk sub sektor pangan yang mempunyai nilai lebih dalam hal ekspor, atau yang bisa menyerap tenaga kerja dengan jumlah banyak. 
 
Namun ia berharap, setiap kebijakan yang akan diputuskan pemerintah harus dikomunikasikan dengan baik.

"Antar stakeholder harus duduk bersama, pemerintah terus encourage dialog strategis menuju industri 4.0," ujar Indrayana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×