kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Soal Freeport, ini saran Megawati


Minggu, 29 November 2015 / 09:03 WIB
Soal Freeport, ini saran Megawati


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

MANADO. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara soal kisruh renegoisasi kontrak PT Freeport Indonesia.

Menurut Megawati, pemerintah harus mengkaji kontrak Freeport dan harus mengikuti aturan yang telah dibuat sebelumnya.

“Apa untungnya kalau diteruskan, apa ruginya kalau tidak diteruskan,” kata Mega di Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (28/11).

Ia juga mengatakan bahwa pers harus dapat menjelaskan dengan jelas kepada publik keuntungan dan kerugian memperpanjang atau tidak memperpanjang kontrak Freeport.

“Kenapa media tidak menerangkan secara konstitusional sesuai dengan aturan perundangan yang ada,” tegasnya.

Megawati menegaskan, tak ingin ikut campur lebih jauh dalam masalah tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kisruh itu kepada pemerintah. Presiden Indonesia ke lima ini meminta Presiden Joko Widodo yang memutuskan sendiri.

Ia yakin pemerintah telah memiliki kalkulasi tersendiri terkait proses renegoisasi kontrak dengan perusahaan asal Amerika Serikat itu.

Namun, pemerintah harus menjelaskan setiap alasan atas kebijakan yang dibuat kepada masyarakat.

 “Mari kita lihat, saya tidak dalam kewenangan, kewenangan ada di pemerintahan Republik ini ada Pak Jokowi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×