kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Soal diaspora bond, ekonom Bank Permata: Target pasar perlu diperhatikan lagi


Jumat, 05 Juni 2020 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Obligasi


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Tendi Mahadi

Di sisi lain, pemerintah juga perlu kembali menyoroti ekspektasi penyerapan pasar dari penerbitan obligasi ini. Dari proksi berdasarkan data pemilih pada saat pemilu, warga Indonesia yang tercatat menetap di luar negeri ialah sekitar 2 juta orang, dan tentunya tidak semua masyarakat yang berdiaspora mempunyai willingness to invest ke dalam instrumen finansial ini. 

Belum lagi adanya dampak dari pandemik Covid-19, sehingga warga diaspora juga ikut mengalami pengurangan pendapatan dan daya beli sehingga mereka tentu tidak punya cukup ruang untuk berinvestasi. 

Baca Juga: Pemerintah terbitkan Diaspora Bond, Ekonom : Jangan terlalu banyak persyaratan

“Oleh karena itu, secara kondisi pasar keuangan, timing-nya sudah cukup tepat, namun perlu diperhatikan lagi kondisi target pasarnya,” tambahnya. 

Sedangkan dari sisi persyaratan minimum dan maksimum, sebaiknya batasan minimum disamakan dengan batas minimum obligasi ritel lainnya agar target pasar bisa lebih meluas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×