kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Sisi lain Ari Askhara, dirut yang menjanjikan karyawan bisa happy


Rabu, 11 Desember 2019 / 06:05 WIB
Sisi lain Ari Askhara, dirut yang menjanjikan karyawan bisa happy


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mencuat ke publik dalam beberapa hari terakhir. Ini terjadi setelah eks Dirut PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) ini tersangkut kasus penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda lipat merek Brompton.

Pencopotannya sebagai Dirut Garuda Indonesia oleh Menteri BUMN Erick Thohir, rupanya mendapat dukungan dari sejumlah karyawan. Bagi beberapa karyawan yang tergabung dalam Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), dipecatnya Ari, jadi angin segar untuk karir mereka di maskapai flag carrier ini.

Baca Juga: Tunjuk Plh, Garuda Indonesia (GIAA) pastikan operasional berjalan lancar

Terlepas dari kasus yang menjeratnya di Garuda Indonesia, rupanya Ari dikenal sebagai dirut yang punya perhatian khusus pada kebahagiaan karyawan di lingkungan kerja. Mengutip pemberitaan Harian Kompas, 14 Mei 2018, Ari dinilai sebagai pimpinan yang mengubah lingkungan kerja lebih dinamis, humanis, efisien, dan tak ketinggalan zaman dalam memanfaatkan teknologi.

Hal itu dilakukannya saat menjadi orang nomor satu di PT Pelindo III. Di tangannya, BUMN pelabuhan ini juga memiliki kinerja yang apik. Kata dia, rumusnya sederhana, kinerja perusahaan berbanding lurus dengan kebahagiaan karyawan. Perusahaan itu membukukan laba bersih (sebelum audit) sebesar Rp 2,013 triliun pada 2017 atau melonjak 41% dibandingkan dengan laba bersih 2016. Pencapaian ini melampaui target yang sebesar Rp 1,65 triliun.

Baca Juga: Pramugari Garuda minta Erick Thohir sapu bersih orang dekat Ari Askhara

Berbekal pengalamannya di sejumlah perusahaan BUMN, antara lain PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk serta bank swasta asing, Ari menyadari bahwa aset terpenting perusahaan adalah sumber daya manusia (SDM). Jika SDM produktif, kinerja perusahaan akan melonjak.

"Kami juga mendorong SDM untuk produktif dengan bantuan teknologi dan membuat SDM lebih bahagia," kata Ari saat itu.

Baca Juga: Kapan jajaran direksi Garuda Indonesia dan PLN diumumkan? Ini jawaban BUMN




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×