kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Simak sentimen pendukung pergerakan rupiah pada Selasa (15/9)


Selasa, 15 September 2020 / 06:05 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Nilai tukar rupiah diprediksi menguat pada hari ini (15/9). Sentimen pendukung bagi rupiah datang dari internal maupun eksternal.

Dari dalam negeri, sentimen positif bagi pergerakan rupiah datang berkat data rilis neraca perdagangan yang dirilis hari ini. Analis Monex Investindo Futures Faisyal memperkirakan, neraca dagang bulan Agustus kembali surplus dan dapat menyokong mata uang Garuda.

"Karena itu, rupiah masih punya tenaga untuk menguat meski terbatas," kata Faisyal, kemarin (14/9)

Setali tiga uang, ekonom Bank Permata Josua Pardede juga menyebut fokus pasar menanti hasil rapat FOMC pada pekan ini juga jadi suntikan tenaga bagi rupiah. Apalagi, Federal Reserve diperkirakan masih cenderung dovish dan menerapkan kebijakan akomodatif. 

Baca Juga: Ini sentimen yang mendorong penguatan rupiah pada hari ini (14/9)

Alhasil, dia pun memprediksi, rupiah bergerak dalam kisaran Rp 14.850 per dolar AS hingga Rp 14.950 per dolar AS pada hari ini. Sedangkan Faisyal memproyeksikan rupiah ada rentang Rp 14.840 per dolar AS-Rp 15.000 per dolar AS.

Sekedar mengingatkan, Senin (14/9), rupiah di pasar spot menguat 0,07% ke Rp 14.880 per dolar AS. Setali tiga uang, kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat rupiah naik 0,03% ke Rp 14.974 per dolar AS pada hari ini.

Selanjutnya: Rupiah ditutup menguat 0,07% ke Rp 14.880 per dolar AS pada Senin (14/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×