kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.915   15,00   0,08%
  • IDX 6.312   -28,45   -0,45%
  • KOMPAS100 834   -5,69   -0,68%
  • LQ45 632   -5,11   -0,80%
  • ISSI 217   -0,77   -0,35%
  • IDX30 355   -2,89   -0,81%
  • IDXHIDIV20 441   -3,00   -0,68%
  • IDX80 95   -0,75   -0,79%
  • IDXV30 118   -0,36   -0,30%
  • IDXQ30 114   -0,89   -0,77%

Siap-siap! Ditjen Pajak Bakal Kenakan PPN dan PPh Final atas Aset Kripto


Jumat, 01 April 2022 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. aset kripto bakal dikenakan PPN dan PPh Final


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan berencana mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) yang bersifat final atas aset kripto. Hal ini sehubungan dengan implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Direktur Peraturan Perpajakan I DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, tarif PPN final yang dikenakan sebesar 0,1% dari transaksinya.

“Kripto ini memang kena PPN, selain itu juga kena Pajak Penghasilan (PPh). Namun, ini kecil kok, sekitar 0,1% dari transaksinya,” jelas Yoga saat bertemu dengan awak media, Jumat (1/4) di Jakarta.

Yoga menegaskan, kebijakan PPN final atas aset kripto ini tidak akan diimplementasikan pada bulan ini, tetapi pada periode Mei 2022 sembari menunggu peraturan turunannya berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Baca Juga: Siap-Siap! Pemerintah Resmi Berlakukan PPN 11% Mulai 1 April 2022

Adapun, pemerintah memang berencana menerbitkan pengaturan lebih lanjut mengenai UU HPP klaster PPN berupa PMK tentang PPN dan PPh atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal mengatakan, pengenaan PPN terhadap kripto ini nantinya akan mengedepankan prinsip kemudahan dan kesederhanaan.

“Ini nanti kurang lebih modelnya sama dengan model transaksi saham di bursa. Ada pemungut, pemotong dengan tarif tertentu dan sifatnya final. Tapi karena pengadaannya baru, maka akan kamu coba sesederhana mungkin,” terang Yon.

Dengan demikian, Yon menegaskan, perdagangan atas aset kripto ini juga akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) dan dipungut dari mereka yang mendapatkan penghasilan dari transaksi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×