CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Siang ini, KPK periksa Setya Novanto dan pengusaha Made Oka


Senin, 26 Maret 2018 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Sidang Setya Novanto


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, Senin (26/3). Novanto tiba di gedung KPK sekitar pukul 13.00 WIB.

Pria dengan rompi oranye tahanan KPK itu belum mau berkomentar seputar pemeriksaannya. "Nanti saja, diperiksa dulu," kata mantan Ketua DPR itu kepada wartawan, Senin siang. Selain Novanto, dalam kasus e-KTP, KPK hari memanggil pengusaha Made Oka Masagung. Made Oka sudah lebih dulu tiba di KPK.

Dalam kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu, Made Oka sebelumnya diduga menjadi perantara jatah proyek e-KTP sebesar 5% bagi Setya Novanto melalui kedua perusahaan miliknya. Total dana yang diterima Made Oka berjumlah US$ 3,8 juta yang diteruskan kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Pertama, melalui perusahaan OEM Investment menerima 1,8 juta dollar AS dari Biomorf Mauritius, perusahaan asing yang menjadi salah satu penyedia produk biometrik merek L-1. Produk tersebut digunakan dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Kemudian melalui rekening PT Delta Energy sebesar US$ 2 juta. (Robertus Belarminus)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Periksa Setya Novanto dan Pengusaha Made Oka"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×