kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Setya Novanto jadi tersangka e-KTP lagi?


Senin, 06 November 2017 / 19:43 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyidikan kasus korupsi yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum Parta Golkar Setya Novanto, dikabarkan dimulai lagi. Hal itu terungkap dalam dokumen surat pemberitahuan dimulainya penyidikan.

Meski begitu, salah satu kuasa hukum Novanto, Friedrich Yunadi mengatakan kabar tersebut tidak benar.

"Belum kami belum terima," kata Friedrich ketika dikonfirmasi, Senin (6/11).

Friedrich pun mempertanyakan bagaimana dokumen tersebut bisa tersebar. Ia pun menuding pihak KPK sengaja menyebarkannya guna membentuk opini publik.

"Dokumen tersebut seharusnya kan bersifat rahasia. Kami menilai justru ada pihak KPK yang sengaja melakukan itu. Maka harus ditelusuri. Kalau asalnya dari WA kan bisa ditelusuri awal mula pengirimnya," kata Friedrich.

Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa penyidikan kasus ini telah dimulai pada Selasa, 31 Oktober 2017. Novanto diduga melakukan tindak pidana korupsi bersama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman dan Sugiharto.

Novanto disangka melanggar pasal 2 ayat (1) subsider pasal (3) UU No. 31/1999 jo UU No.20/2001 tentang pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×