CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Sesuai prediksi BI, inflasi Juli sebesar 0,7%


Rabu, 01 Agustus 2012 / 11:12 WIB
ILUSTRASI. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Foto: Dok. Dian Swastatika Sentosa


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Pusat Statistik mencatat laju inflasi Juli lalu sebesar 0,7%. Laju inflasi Juli ini sesuai dengan prediksi Bank Indonesia.

Bank sentral sebelumnya mengatakan, laju inflasi Juli tidak akan jauh berbeda dengan Juni. Bank Indonesia memperkirakan, laju inflasi Juli berkisar 0,65%-0,7%.
BPS mencatat komponen inflasi Juli terdiri dari, inflasi inti sebesar 0,54%, inflasi dari harga bergejolak 1,82% dan harga yang diatur pemerintah sebesar 0,03%.

Penggerek laju inflasi Juli adalah kenaikan harga bahan makanan. Lalu, diikuti makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau serta transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

Komoditas yang mendorong inflasi seperti daging ayam ras, telur ayam ras dan beras. Kenaikan tiket angkutan udara menjelang Lebaran juga mendorong laju inflasi Juli lalu.

Komoditas lain yang memicu inflasi Juli lainnya seperti gula pasir, daging sapi, ikan segar, tahu dan tempe. Catatan saja, kenaikan harga tempe dan tahu karena lonjakan harga bahan baku kedelai.

Sementara komoditas yang menghambat inflasi seperti bawang merah, cabai merah dan BBM non subsidi.

Dengan demikian, hingga Juli lalu, inflasi tahun kalender sebesar 2,5%. Bila dihitung year on year, inflasi berada di level 4,56%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×