kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Seluruh Fokker 27 milik TNI AU di-groundend


Selasa, 26 Juni 2012 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Efek Idul Fitri, jumlah zona merah corona di Jawa Tengah dan Jawa Barat melonjak


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menegaskan seluruh pesawat Fokker 27 milik TNI AU di-grounded. Keputusan ini diambil setelah terjadinya kecelakaan pesawat Fokker 27 A2708 di Kompleks Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Tadi sudah diputuskan bahwa semua Fokker 27 di grounded, tidak dioperasikan lagi oleh TNI AU," katanya seusai menyampaikan laporan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (26/6).

Rencananya, pesawat Fokker 27 ini bakal diganti dengan pesawat jenis CN 295. TNI AU sudah memesan 10 pesawat CN 295 dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI). "Rencananya Agustus atau September, dua pesawat CN295 akan diserahkan ke TNI AU," katanya.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat menambahkan, jumlah pesawat Fokker 27 di-grounded ada lima. Pesawat Fokker 27 jatuh saat menjalani misi latihan rutin, Kamis (21/6) lalu. Pesawat take off pada pukul 13.10 WIB dan jatuh pada pukul 14.45 WIB dengan membawa awak tujuh orang termasuk pilot dan co-pilot.

Seluruh awaknya meninggal dunia dan empat warga komplek Halim Perdanakusuma turut meninggal dunia akibat rumahnya tertimpa pesawat. Penyebab kecelakaan pesawat belum jelas karena masih diinvestigasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×