kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Fokker 27 diduga jatuh karena mesin mati


Selasa, 26 Juni 2012 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Studi ini nilai Phil Foden pemain termahal di dunia, kalahkan Kylian Mbappe


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penyebab jatuhnya pesawat Fokker 27 A2708 di kompleks Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma mulai sedikit terkuak. Pesawat buatan Belanda jatuh lantaran mesinnya mati saat menjalani misi latihan rutin.

"Kalau berdasarkan datanya ya, soal engine. Kelihatannya mati yang kiri," kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Imam Sufaat di Halim Perdanakusuma, Selasa (26/6).

Namun, untuk kepastiannya masih menunggu investigasi dari tim. Imam menjelaskan saat ini TNI AU tengah membentuk tim investigasi.

Pesawat Fokker 27 jatuh pada Kamis (21/6), saat menjalani misi latihan rutin. Pesawat take off pada pukul 13.10 WIB dan jatuh pada pukul 14.45 WIB dengan membawa awak tujuh orang termasuk pilot dan co-pilot.

Seluruh awaknya meninggal dunia dan empat warga komplek Halim Perdanakusuma turut meninggal dunia akibat rumahnya tertimpa pesawat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×