kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Sekjen PMI: Antrian permintaan stok plasma konvalesen capai 4000 orang


Rabu, 21 Juli 2021 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menunjukkan plasma konvalesen dari pendonor penyintas COVID-19 di PMI Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/7/2021).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengatakan belakangan setelah gelombang kedua kasus Covid-19 naik membuat permintaan plasma konvalesen meningkat 30 sampai 40 kali lipat dari biasanya.

"Antrian hari ini sudah mencapai 4.000 orang lebih yang mengantri di seluruh Indonesia untuk menunggu pasokan dari ketersediaan plasma. Ini sesuatu yang kita antisipasi karena memang ini kan bukan terapi, tapi orang dengan gampang datang ke PMI mengatakan butuh plasma,” kata Sudirman dalam dalam dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7).

Akibat dari banyaknya permintaan, sehingga mengakibatkan ketersediaan plasma konvalesen ini menurun sehingga muncul berbagai pertanyaan.

Baca Juga: Efek Samping yang Wajar Terjadi Setelah Dilakukannya Vaksinasi Covid-19

Mereview perjalanan plasma konvalesen Sudirman mengatakan, PMI memiliki pandangan bahwa memberikan terapi plasma pada waktu yang tepat terbukti efektif kepada pasien terinfeksi virus Covid-19.

Seperti yang sudah diketahui, untuk membantu pemulihan masyarakat yang terpapar Covid-19, salah satu metode yang dibutuhkan adalah dengan plasma konvalesen, namun tingkat permintaan yang tinggi, berbanding terbalik dengan ketersediaan plasma konvalesen di PMI, yang saat ini masih belum bisa memenuhi kebutuhan di masyarakat.

Selanjutnya: Kolaps akibat Covid-19, industri kesehatan harus segera dibenahi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×