kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Sedimentasi sejumlah waduk mengkhawatirkan


Rabu, 14 Mei 2014 / 21:31 WIB
ILUSTRASI. 4 Manfaat Buah Bengkoang untuk Kulit yang Sehat dan Cantik.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pengendapan yang terjadi di sejumlah waduk besar di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini terus meningkat. Mohammad Hasan, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum mengatakan bahwa dalam waktu tidak sampai 20 tahun tingkat endapan alias sedimen di sejumlah waduk khususnya di wilayah Jawa sudah naik sampai dengan lima kali lipat.

"Rata- rata di Jawa sedimentasi mencapai 70 juta meter kubik per tahun," kata Hasan di Jakarta, Rabu (14/5).

Hasan menjelaskan, salah satu faktor utama yang mempercepat cepatnya sedimentasi di sejumlah waduk adalah perambahan hutan besar- besaran yang banyak dilakukan oleh perusahaan belakangan ini.

"Kondisi sudah sangat mengkhawatirkan, seperti Gajah Mungkur Wonogiri sudah perlu dipikirkan, perlu diambil langkah serius," kata Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×