kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Sebelum kecelakaan, pilot sudah terbang ke 3 kota


Sabtu, 13 April 2013 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. Harga BUKA turun, manajer investasi mengeluarkan BUKA dari portofolio reksadana


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menyatakan, pilot yang mengendarai pesawat yang kecelakaan di Denpasar, Bali dalam keadaan sehat. Rute Denpasar merupakan kota ke empat yang disinggahi pilot itu.

Edwart Sirait, Direktur Umum Lion Air mengatakan, pilot yang mengendarai pesawat bernama M. Ghazali (45). "Sebelum ke Denpasar, pilot dan pesawat sudah menempuh perjalanan ke Palu, Banjarmasin, Bandung, dan Bali," ujarnya saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (13/4).

Menurut Edward, terbang ke 3 kota itu bukanlah menjadi masalah. "Aircrew standar kerjanya 8 jam penerbangan, sedangkan pesawat tidak apa-apa dipakai 24 jam," ujarnya.

Edward menjelaskan, sebelum kecelakaan kondisi pilot dalam kondisi sehat. Pilot tersebut juga sudah mempunyai jam terbang yang tinggi.

"Kapten Ghazali pengalamannya lebih dari 10.000 jam terbang. Dia sudah bekerja 6 tahun di Lion Air," jelas Edward.

Sebagai informasi, pesawat Lion Air penerbangan Bandung - Denpasar tergelincir di ujung landasan dan masuk ke laut sekitar pukul 15.10 Wita saat melakukan pendaratan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×