Reporter: Hans Henricus | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengumumkan komposisi dan nama-nama menteri di kabinetnya barunya usai dirinya bersama Boediono menjalani pelantikan sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2009-2014 pada 20 Oktober mendatang.
Sebab, pada 23 Oktober nanti, Presiden SBY akan kunjungan kenegaraan ke Hua Hin, Thailand. Dengan begitu, SBY dan Boediono kemungkinan akan mengumumkan jajaran kabinetnya sebelum tanggal 23 Oktober.
Soalnya, kabinet sudah harus bekerja setelah Presiden dan wakil Presiden dilantik. "Tanggal 20 Presiden dilantik, tanggal 23 ke Hua Hin, kan gampang ditebak kapan akan diumumkan (pejabat kabinet)," ujar Hatta seusai pelantikan pimpinan sementara KPK di Istana Negara, Selasa (6/10).
Hatta menjelaskan, secara yuridis, pengumuman kabinet paling lambat satu minggu setelah Presiden dan wakil Presiden terpilih dilantik. Oleh sebab itu, Hatta menjamin SBY tidak akan mengumumkan susunan kabinetnya lebih dari seminggu, sebab kabinet harus segera bekerja.
Menurutnya, hingga saat ini SBY belum menggelar uji kelayakan dan kepatutan para calon menteri kabinetnya. “Kalau sudah ‘fit and proper test’ itu pasti akan sangat transparan, ada orang-orang yang keluar masuk kediaman di Cikeas,” kata Hatta.
Selain itu, Hatta mengaku belum mengetahui nama-nama calon menteri yang akan duduk dalam kabinet SBY-Boediono, termasuk apakah dirinya akan kembai menjadi menteri. Cuma, menurutnya SBY masih mempertahankan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu untuk duduk dalam kabinetnya lima tahun mendatang. “Saya tidak bisa bilang mayoritas, tapi ya masih ada orang-orang lama,” katanya.
Berkaitan dengan struktur kabinet mendatang, menurut Hatta tidak akan berubah dengan jumlah departemen dan kementerian sebanyak 34.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













