kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

SBY: Tidak waras menilai pertemuan dengan Sri Mulyani sebagai konspirasi Century


Rabu, 09 November 2011 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. BioNTech bersama dengan Pfizer berhasil menciptakan salah satu vaksin Covid-19 yang kini telah didistribusikan ke banyak negara.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak benar-benar berang namanya terus disangkutpautkan dengan skandal Bank Century. Terlebih setelah pertemuannya dengan Sri Mulyani yang kini menjabat Managing Director World Bank, Selasa (8/11) kemarin.

"Itu dalam rangka konspirasi Century. Saya pikir ini ada yang tidak waras," kata SBY dalam sambutan rapat kabinet di Kantor Presiden, Rabu (9/11).

Menurutnya, kebijakan pemerintah tentang kasus Bank Century sangat jelas. Dirinya meminta kasus ini jangan mencampuradukkan dengan politik. "Di negeri ini gampang sekali kalau ada yang salah ya berikan sanksi. Kalau tidak salah tentu tidak diberikan sanksi," katanya.

SBY meminta isu ini tidak terus berlanjut sampai generasi mana pun. Serta meminta melihat kasus ini secara jernih.

"Ada seorang pejabat lembaga internasional datang ke saya selaku Presiden dan terbuka didampingi yang lain agenda yang dibahas jelas dan langsung dianggap itu sebagai konspirasi Century," katanya.

Tuduhan kepada dirinya juga diterima SBY saat menghadiri HUT Partai Golkar. SBY mengaku menerima sejumlah pesan singkat yang menyebutkan ini merupakan konspirasi Lapindo.

"Ini juga tidak waras. Saya sebagai presiden diundang partai politik yang laksanakan ulang tahun partai politik koalisi dan saya selalu datang," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×