kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

SBY tak terlibat dalam penentuan izin di SKK Migas


Selasa, 27 Agustus 2013 / 08:33 WIB
ILUSTRASI. Pusat perbelanjaan


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terlibat dalam urusan menentukan masalah perizinan di SKK Migas. Sebab, semua persoalan perizinan di SKK Migas ada di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Jero Wacik. Hal itu ditegaskan Staf Khusus Presiden Firmanzah kepada KONTAN, Senin (26/8).

"Untuk setiap urusan perizinan itu tidak harus melewati bapak presiden. Karena itu, presiden tidak tahu masalah teknis perizinan di SKK Migas. Presiden hanya meminta laporan terkait perizinan," tutur Firmanzah.

Itu sebabnya, Firmanzah membantah bila ada dugaan bahwa SBY masih mencampuri urusan perizinan di SKK Migas. Apalagi, saat ini masalah perizinan tidak lagi hanya didominasi oleh pusat, tapi juga oleh pemerintah daerah.

Dia juga bilang, karena SBY tidak terlibat dalam urusan perizinan di SKK Migas, maka ketika Rudi ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden berada dalam posisi menunggu laporan dari menteri ESDM yang bertangunggjawab mengawasi kinerja SKK Migas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×