kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.103   23,00   0,13%
  • IDX 5.424   36,14   0,67%
  • KOMPAS100 701   4,61   0,66%
  • LQ45 546   1,66   0,30%
  • ISSI 186   2,61   1,42%
  • IDX30 305   -0,12   -0,04%
  • IDXHIDIV20 401   1,82   0,46%
  • IDX80 81   0,38   0,47%
  • IDXV30 112   1,21   1,09%
  • IDXQ30 101   0,16   0,16%

SBY pimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila


Selasa, 01 Oktober 2013 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menata ikan di tempat pelelangan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Senin (16/5/2022).. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi.

Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono didampingi Ny Herawati Boediono, jajaran kabinet, pimpinan lembaga tinggi negara, pejabat Kepolisian/TNI, duta besar negara sahabat, dan ratusan pelajar.

Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Perwira Upacara Brigjen TNI Toto Rinanto, Komandan Upacara Kolonel Infrantri Eko Margiono, pembaca Naskah Pancasila adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Irman Gusman, pembaca Naskah Pembukaan UUD 1945 Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sidharto Danusubroto, pembaca dan penandatanganan Ikrar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie, dan pembaca doa Menteri Agama Suryadharma Ali.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi meminta semua instansi pemerintah menyelenggarakan upacara di Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan kerja masing-masing secara khidmat, tertib, dan sederhana.

Dalam pedoman yang disampaikan kepada para pimpinan lembaga negara dan setingkatnya, Sudi mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila adalah milik bangsa Indonesia. Tema peringatan tahun ini, adalah "Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa".

"Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar benar-benar dihayati dan diamalkan sehingga dapat menjadi kekuatan untuk menanggulangi rongrongan terhadap NKRI," kata Sudi. (Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×