kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

SBY perintahkan Satgas beri klarifikasi soal tudingan Gayus


Rabu, 19 Januari 2011 / 18:27 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Istana langsung beraksi terkait tudingan terpidana Gayus Tambunan bahwa ada keterlibatan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dalam merekayasa kasusnya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun memerintahkan Satgas untuk memberikan klarifikasi.

"Mendengar laporan, segera Presiden memerintahkan Satgas untuk berikan klarifikasi penjelasan ke publik 1x24 jam dan memberikan lampiran tertulis," kata Julian Aldrin Pasha, juru bicara Presiden, Rabu (19/1).

Julian menegaskan bahwa SBY terkejut atas pernyataan Gayus yang menuding Satgas telah merekayasa pertemuan di Singapura. Pasalnya SBY mengaku belum pernah mendapatkan laporan dari Kepolisian terkait pernyataan-pernyataan Gayus seusai vonis.

Julian juga mengatakan Presiden tidak menanggapi soal nama Aburizal Bakrie yang juga disuarakan Gayus. "Tidak, yang jelas perintah Presiden agar satgas menjelaskan yang sebenar-benarnya terjadi. Hanya itu. Saya kira Satgas telah dihubungi Setneg untuk memberi keterangan," katanya.

Rencananya pukul 17.30 WIB, Satgas bakal menggelar konferensi pers di kantor UKP4 menanggapi tudingan mantan pegawai pajak ini. Sebelumnya Sekretaris Satgas Denny Indrayana secara tegas sudah membantah tudingan Gayus. Begitu juga Mas Achmad Santosa, anggota Satgas lainnya berdalih memiliki bukti-bukti terkait pertemuan di Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×