kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

SBY: Perang melawan korupsi belum kita menangkan


Selasa, 10 Juni 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Obat Batuk Berdahak Alami dan Cara Mengobati Obat Batuk Secara Alami dan Cepat.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini membuka acara forum anti korupsi Indonesia ke-4. Dalam sambutannya SBY mengatakan perjuangan melawan korupsi harus terus dilakukan.

Menurutnya, meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk merantas korupsi, perang melawan korupsi belum dimenangkan oleh pemerintah. Oleh karenanya, Ia berharap pemerintahan yang akan datang bisa melanjutkan upaya yg sudah berjalan. "Negara ini ingin tidak dianggapsebagai bangsa yang korup," ujar SBY, Selasa (10/6).

Dalam kesempatan tersebut, sBY juga memaparkan sejumlah upaya yang telah dilakukannya, selama menjadi presiden, dalam memberantas korupsi. Diantaranya dengan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun demikian, meski sudah mempetkuat instansi penegak hukum, para pejabat tidak jera juga berbuat korupsi. Bahkan, perbuatan yang melanggar aturn tinfak pidana korupsi ini semakin lebih luas. Jika dulu hanya terjadi di lingkunagn eksekutif, kini menyebar di legislatif.

Dampak dari korupsi menurut SBY telah menghambat pertumbuhan ekonomi. SBY yakin, jika korupsi semakin dibetantas pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa semakin baik lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×