kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

SBY kasih arahan soal pemilu ke petinggi TNI


Senin, 02 Juni 2014 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Samsung A13 Update Android 13. 


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (2/6) mengumpulkan seluruh petinggi di institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian RI (Polri). Tujuannya, untuk memberi pengarahan kepada para perwira tinggi di dua institusi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan pentingnya sikap tidak berpihak, dari seluruh anggota TNI/Polri. Sebab, hal itu sudah diatur dalam Undang-undang (UU) serta sapta marga dan sumpah prajurit.

"Acara ini sangat penting dan perlu, dan merupakan inisiatif saya," ujar SBY, Senin (2/6) di Jakarta.

SBY memandang pelru menyampaikan hal ini, karena situasi politik saat ini tengah panas. Konstelasi persaingan dan perebutan kekuasaan dalam pemilihan presiden dianggap mengancam netralitas TNI/Polri.

Hadir dalam acara tersebut seluruh petinggi di dua institusi tersebut, seperti Panglima TNI Moeldoko, serta seluruh Kepala Staf Angkatan Darat, laut dan udara.

Termasuk hadir juga Kepala Kepolisian RI (Kapolri). Dalam penutup sambutannya, SBY berharap TNI/Polri bisa bersikap seperti di Pemilihan Umum tahun 2004 dan 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×