kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.520   61,71   0,83%
  • KOMPAS100 1.041   11,44   1,11%
  • LQ45 748   1,17   0,16%
  • ISSI 272   3,42   1,27%
  • IDX30 400   0,13   0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -3,21   -0,65%
  • IDX80 116   0,77   0,67%
  • IDXV30 135   -0,05   -0,04%
  • IDXQ30 129   -0,85   -0,66%

SBY kasih arahan soal pemilu ke petinggi TNI


Senin, 02 Juni 2014 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Samsung A13 Update Android 13. 


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (2/6) mengumpulkan seluruh petinggi di institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian RI (Polri). Tujuannya, untuk memberi pengarahan kepada para perwira tinggi di dua institusi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan pentingnya sikap tidak berpihak, dari seluruh anggota TNI/Polri. Sebab, hal itu sudah diatur dalam Undang-undang (UU) serta sapta marga dan sumpah prajurit.

"Acara ini sangat penting dan perlu, dan merupakan inisiatif saya," ujar SBY, Senin (2/6) di Jakarta.

SBY memandang pelru menyampaikan hal ini, karena situasi politik saat ini tengah panas. Konstelasi persaingan dan perebutan kekuasaan dalam pemilihan presiden dianggap mengancam netralitas TNI/Polri.

Hadir dalam acara tersebut seluruh petinggi di dua institusi tersebut, seperti Panglima TNI Moeldoko, serta seluruh Kepala Staf Angkatan Darat, laut dan udara.

Termasuk hadir juga Kepala Kepolisian RI (Kapolri). Dalam penutup sambutannya, SBY berharap TNI/Polri bisa bersikap seperti di Pemilihan Umum tahun 2004 dan 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×