kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

SBY kasih arahan soal pemilu ke petinggi TNI


Senin, 02 Juni 2014 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Samsung A13 Update Android 13. 


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (2/6) mengumpulkan seluruh petinggi di institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian RI (Polri). Tujuannya, untuk memberi pengarahan kepada para perwira tinggi di dua institusi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan pentingnya sikap tidak berpihak, dari seluruh anggota TNI/Polri. Sebab, hal itu sudah diatur dalam Undang-undang (UU) serta sapta marga dan sumpah prajurit.

"Acara ini sangat penting dan perlu, dan merupakan inisiatif saya," ujar SBY, Senin (2/6) di Jakarta.

SBY memandang pelru menyampaikan hal ini, karena situasi politik saat ini tengah panas. Konstelasi persaingan dan perebutan kekuasaan dalam pemilihan presiden dianggap mengancam netralitas TNI/Polri.

Hadir dalam acara tersebut seluruh petinggi di dua institusi tersebut, seperti Panglima TNI Moeldoko, serta seluruh Kepala Staf Angkatan Darat, laut dan udara.

Termasuk hadir juga Kepala Kepolisian RI (Kapolri). Dalam penutup sambutannya, SBY berharap TNI/Polri bisa bersikap seperti di Pemilihan Umum tahun 2004 dan 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×