kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

SBY isyaratkan reshuffle kabinet


Selasa, 01 Maret 2011 / 15:31 WIB
SBY isyaratkan reshuffle kabinet
ILUSTRASI. Tahu Jeletot Taisi


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Desas-desus bakal adanya reshuffle dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II sedikit terjawab. Pasalnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengisyaratkan langkah tersebut.

Dalam pidato sambutan saat sidang kabinet, Selasa (1/3), SBY mengatakan akan menentukan soal masa depan koalisi partai pendukung pemerintah. "Nanti setelah sidang kabinet ini, pada forum yang terpisah saya akan memberikan penjelasan," katanya.

SBY mengatakan keputusan soal koalisi ini akan berdasarkan sistem. Dia mengaku tidak mau reaktif dan tidak ingin sekedar melakukan sesuatu. "Tetapi segala sesuatunya telah saya telaah dan telah saya pikir masak-masak secara komprehensif," ujarnya.

Koalisi partai pemerintah mulai retak. Ini terlihat dari usulan pengajuan hak angket pajak. Dua partai besar yang selama ini menjadi anggota koalisi yakni Partai Golongan Karya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berbeda pendapat dengan Partai Demokrat, partainya SBY.

SBY menjelaskan koalisi partai akan dikembalikan kepada kesepakatan antara partai-partai politik dengan dirinya. "Yang ditandatangani dengan komitmen untuk dijalankan sesuai dengan isi kesepakatan itu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×