kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

SBY ingin surplus beras minimal 10 juta ton per tahun


Selasa, 22 Februari 2011 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Rohaniawan mengambil sumpah jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang baru Suryo Utomo di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (1/11/2019).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginginkan Indonesia dapat mencapai target surplus beras. Hal itu disampaikannya dalam pidato penutupan rapat kerja Pemerintrah Pusat dan daerah di Istana Bogor, Selasa (22/2).

Menurutnya, tidak cukup hanya sebatas swasembada beras, tetapi surplus beras yang harus berkembang dalam waktu 5 sampai 10 tahun dengan minimal 10 juta ton per tahun. Target tersebut diawali dengan program pembukaan sawah baru.

Dia meminta BPN dan Gubernur bekerjasama. "Food estate, benih dan pupuk, irigasi, gerakan umum hama, R&D inovasi, studi dan kerjasama RRT (productivity). Saya ingin bukan hanya IPB (Institute Pertanian Bogor). Komite Inovasi Nasional punya tugas berat untuk mengembangkan ini," katanya.

Dirut Buloq Sutarto Ali Muso mengatakan, optimis untuk mencapai target yang diinginkan presiden. "Kita akan berusaha keras mencapai target tersebut," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×