kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

SBY: Era upah buruh murah sudah selesai


Kamis, 01 Mei 2014 / 11:17 WIB
ILUSTRASI. Ketahui 3 Manfaat Melon untuk Kulit, Melawan Radikal Bebas!


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat kepada para buruh. Hari buruh diperingati setiap 1 Mei yang dikenal dengan May Day.

"Alhamdulillah, sejak Indonesia Merdeka, kini 1 Mei menjadi Hari Libur Nasional. Ini sebagai penghormatan kita kepada para pekerja. *SBY*," tulis SBY dalam akun twitter @SBYudhoyono pada Kamis (1/5).

SBY mengatakan pemerintah ingin upah dan kesejahteran pekerja semakin baik di masa depan. Kehidupan buruh juga harus ditingkatkan. "Hidup mereka harus layak. Era upah buruh murah sudah selesai," ujarnya.

SBY menuturkan dunia ekonomi serta usaha harus terus tumbuh sehingga buruh makin produktif. Dampaknya, perusahaan bisa terus meningkatkan upah buruhnya.

Selain itu, hubungan antara federasi dan serikat pekerja dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) juga harus makin baik dan dekat. "Semua harus "menang".*SBY*," tulisnya.

Jika ada perselisihan, SBY meminta penyelesaian secara damai. "Cari solusi yang adil. Jangan dengan kekerasan. Kekerasan tidak selesaikan masalah," katanya.

SBY juga mengutarakan pemerintah terus mengembangkan kebijakan yan pro-buruh dan pro-industri. "Termasuk bantuan perumahan, bus dan rumah sakit untuk buruh," ungkapnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×