kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

SBY: Era upah buruh murah sudah selesai


Kamis, 01 Mei 2014 / 11:17 WIB
SBY: Era upah buruh murah sudah selesai
ILUSTRASI. Ketahui 3 Manfaat Melon untuk Kulit, Melawan Radikal Bebas!


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat kepada para buruh. Hari buruh diperingati setiap 1 Mei yang dikenal dengan May Day.

"Alhamdulillah, sejak Indonesia Merdeka, kini 1 Mei menjadi Hari Libur Nasional. Ini sebagai penghormatan kita kepada para pekerja. *SBY*," tulis SBY dalam akun twitter @SBYudhoyono pada Kamis (1/5).

SBY mengatakan pemerintah ingin upah dan kesejahteran pekerja semakin baik di masa depan. Kehidupan buruh juga harus ditingkatkan. "Hidup mereka harus layak. Era upah buruh murah sudah selesai," ujarnya.

SBY menuturkan dunia ekonomi serta usaha harus terus tumbuh sehingga buruh makin produktif. Dampaknya, perusahaan bisa terus meningkatkan upah buruhnya.

Selain itu, hubungan antara federasi dan serikat pekerja dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) juga harus makin baik dan dekat. "Semua harus "menang".*SBY*," tulisnya.

Jika ada perselisihan, SBY meminta penyelesaian secara damai. "Cari solusi yang adil. Jangan dengan kekerasan. Kekerasan tidak selesaikan masalah," katanya.

SBY juga mengutarakan pemerintah terus mengembangkan kebijakan yan pro-buruh dan pro-industri. "Termasuk bantuan perumahan, bus dan rumah sakit untuk buruh," ungkapnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×