kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Satgas Penanganan Covid-19 minta pelaku industri taati aturan untuk cegah penyebaran


Selasa, 01 September 2020 / 17:52 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Satuan Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) meminta pelaku industri menaati aturan yang ada. Hal itu ditegaskan untuk menekan angka penularan di kawasan pabrik dan industri.

Seperti ketahui, akhir-akhir ini telah berkembang klaster penularan Covid-19 baru di kawasan industri. "Kami harap bahwa semua pihak mematuhi aturan yang ada," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adi Sasmito saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (1/9).

Baca Juga: Ekonom bank permata optimistis kinerja manufaktur domestik akan terus membaik

Wiku bilang Satgas sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran terkait operasional industri di tengah pandemi Covid-19. Begitu pula dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat baik oleh perusahaan, pekerja, maupun pemerintah daerah. Pasalnya potensi penularan dalam industri cukup tinggi karena banyaknya orang yang menjalankan kegiatan.

Walaupun, pembukaan kawasan industri juga telah melalui tahapan yang ada. Baik dari pra kondisi, timing, prioritas, serta monitoring dan evaluasi. "Timbul kasus, maka seluruh kondisi harus di preview oleh pelaku industri," terang Wiku.

Baca Juga: Semester I-2020 kinerja GEMS terdongkrak peningkatan produksi dan penjualan domestik

Meski begitu, kawasan industri dinilai Wiku penting untuk terus berjalan. Pasalnya kawasan industri dapat menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×