kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.971   79,00   0,44%
  • IDX 5.908   -193,20   -3,17%
  • KOMPAS100 768   -27,35   -3,44%
  • LQ45 581   -17,02   -2,84%
  • ISSI 204   -7,29   -3,44%
  • IDX30 329   -9,06   -2,68%
  • IDXHIDIV20 403   -9,25   -2,24%
  • IDX80 87   -3,01   -3,34%
  • IDXV30 109   -2,09   -1,88%
  • IDXQ30 105   -2,38   -2,21%

RUU Pemilu hampir rampung


Rabu, 11 April 2012 / 22:27 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung saling menjaga jarak pada salah satu pusat kuliner saat PPKMskala mikro di Tangerang, Minggu (21/3).  (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pilihan berbagai fraksi partai politik untuk menetapkan rancangan undang-undang pemilihan umum (RUU Pemilu) semakin mengerucut. Berdasarkan perkembangan yang terjadi setelah dilakukan lobi pimpinan fraksi, telah memutuskan hanya akan memvoting dua pilihan konversi suara yaitu metode kuota murni dan juga metode divisor dengan varian Webster.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Ali pun menjelaskan bahwa telah ada kesepakatan mengenai besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) yaitu sebesar 3,5%. "Semua fraksi telah menyepakati besaran parliamentary threshold ini. Tapi yang belum disepakati secara bulat adalah konversi suara yaitu menggunakan metode kuota murni atau divisor dengan varian Webster. Teman-teman partai menengah ke bawah meminta PT sebesar 3,5%, tapi dengan kuota murni. Sementara sebagian besar partai besar menyetujui metode divisor dengan varian Webster," tutur Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/4).

Karena itu, menurut Marzuki, pihaknya masih melakukan lobi, supaya tercapai kesepakatan dalam musyawarah mufakat dan menghindari voting yang diperkirakan akan memakan waktu. "Kami harapkan malam ini harus selesai, tidak ada yang harus ditunda," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×