kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rupiah melemah, BI naikkan volume intervensi


Jumat, 31 Agustus 2018 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi, terutama nilai tukar rupiah. Seperti diketahui, nilai tukar rupiah telah melemah hingga Rp 14.710 per dollar AS.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya akan menambah volume intervensi.  "Kami intensifkan intensitas untuk lakukan intervensi khususnya dua hari ini, kami naikkan volume intervensi di valas. Kemarin, dari pagi sampai sore kami lakukan intervensi di valas," ujar Perry di komplek BI, Jumat (31/8). 

Ia melanjutkan, BI juga lakukan pembelian SBN dari pasar sekunder.

"Tadi pagi jelang jam 11 kami beli Rp 3 triliun. Ini hampir semua yang dijual asing kita beli. Kami juga buka lelang swap dengan target US$ 400 juta dan semoga bisa lebih banyak. Kami juga buka window swap hedging tiap hari. Ini langkah-langkah stabilisasi BI," jelasnya.

"Kami juga koordinasi denga Kemkeu dan OJK untuk pastikan stabilitas sistem keuangan terjaga. Itu pertama," lanjutnya.

Ke depannya, BI menilai, ekonomi Indonesia tahan menghadapi tekanan global dengan kebijakan yang sehat. Meskipun di September akan ada kenaikan suku bunga The Fed (FFR) dan November akan ada musim dividen kedua.

"Kami terus lakukam langkah-langkah stabilisasi dengan terus waspadai risiko-risio ke depan. Kalo kita hadapi ketidakpastian, maka langkahnya adalah preemptive," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×