kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Rupiah keok, BI sebut ekonomi baik-baik saja


Selasa, 03 Oktober 2017 / 14:57 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah keok melawan dollar AS di pasar spot, Selasa (3/10). Mata uang Garuda bahkan terpuruk di posisi terlemah 10 bulan.

Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah terdepresiasi 40 poin atau 0,29% menjadi Rp 13.580 per dollar AS pukul 09.40 WIB. Ini level termurah rupiah sejak Desember tahun lalu.

Melihat hal ini, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa perekonomian Indonesia baik-baik saja. Pasalnya, tak hanya rupiah yang melemah terhadap dollar AS, tetapi juga mata uang lainnya.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menyebutkan, sejak tanggal 20 September, rupiah melemah 2,2% terhadap dollar AS. Kemudian yen Jepang melemah 1,7% terhadap dollar AS, dollar Singapura melemah 1,6% dari dollar AS, dan yuan China melemah 1,6%.

“Pada akhirnya kembali ke fundamental masing-masing, yang jelas kalau fundamental kita baik-baik saja,” kata Mirza saat ditemui di Rakornas Kadin, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/10).

Ia menjelaskan, neraca pembayaran Indonesia sehat dengan ekspor yang naik tinggi. Adapun balance of payment Indonesia surplus dan bahkan direvisi ke atas.

“Awal tahun kami proyeksi surplus US$ 6 miliar jadi US$ 9 miliar dan sekarang US$ 11 miliar. Tahun depan kami juga proyeksikan surplus US$ 6 miliar sepanjang 2018. Itu sudah dengan angka yang konservatif,” ujarnya.

Kemudian angka inflasi juga menurutnya terjaga dengan baik dengan inflasi September 0,13% mtm dan 3,7% yoy. Artinya, inflasi ini di bawah 4% atau yang ditargetkan pemerintah.

“Sekarang kita tinggal tiga bulan. Year to date-nya inflasi katakanlah 2,7%. Tinggal tiga bulan lagi tahun ini jadi ya inflasi kita kemungkinan bisa di bawah 4% atau mendekati 3,5%. Lalu pertumbuhan ekonomi recovery di kuartal III dan kuartal IV juga lebih bagus. Memang tidak very strong,” ucapnya.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III sendiri mungkin 5,1-5,2%. Sementara kuartal IV akan 5,2-5,4%. Jadi ada recovery, jadi ekonomi baik-baik saja,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×