kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Risma dipastikan tak hadiri forum mediasi di DPR


Rabu, 26 Februari 2014 / 14:12 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di samping layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SURABAYA. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan tak akan hadir memenuhi undangan mediasi polemik pemilihan Wakil Wali Kota Surabaya oleh Komisi II DPR, Rabu (26/2/2014) malam nanti.

Alasannya, dia masih sibuk dengan acara Forum Sampah Internasional yang dihadiri puluhan menteri negara se-Asia Pasifik.

"Kalian kan tahu, saya lagi banyak tamu luar negeri, saya juga sibuk menjadi pembicara di forum diskusinya," kata Risma singkat seusai peluncuran "Eco Mobile" di SDN Kaliasin VII, Surabaya, Rabu (26/2/2014) pagi.

Selain mengundang Risma, mediasi tersebut juga mendatangkan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Panitia Pemilihan Wakil Wali Kota Surabaya.

Sementaraitu, Soekarwo, Selasa (25/2/2014) kemarin, memastikan akan menghadiri forum mediasi tersebut.

Forum mediasi tersebut sempat mendapat tentangan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDI-P Arif Wibowo mengaku tidak setuju jika masalah Pemkot Surabaya dibahas di DPR. Menurutnya, forum itu terlalu berlebihan dan kental nuansa politik.

Di sisi lain, Risma menganggap pelantikan dan pemilihan Ketua DPC PDI-P Surabaya Wisnu Sakti Buana sebagai wakilnya menyalahi prosedur. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×