Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Penentuan awal bulan Hijriyah, termasuk Idul Fitri, dapat dilakukan dengan dua metode: hilal dan hisab.
Hilal: Pengamatan bulan sabit tipis saat matahari terbenam, menandai awal bulan baru. Jika hilal terlihat, malam itu menandai awal bulan baru; jika tidak, bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari.
Hisab: Perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi bulan secara sistematis. Hasil hisab membantu memprediksi kemungkinan terlihatnya hilal dan menjadi dasar penetapan kalender Hijriyah.
Dengan pemahaman kedua metode ini, umat Islam dapat mengikuti pengumuman resmi Kemenag sambil mengetahui perkiraan awal Idul Fitri berdasarkan perhitungan ilmiah.
Tonton: Bahlil Klarifikasi Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman
Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/03/09/073000965/kapan-idul-fitri-1447-h-hisab-bmkg-prediksi-jatuh-pada-21-maret-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













