CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ridwan Kamil ingin kantong plastik Rp 2.000


Kamis, 25 Februari 2016 / 20:02 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kebijakan kantong plastik berbayar ditanggapi positif oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kami. Pria yang akrab disapa Emil ini juga bilang, harga yang diterapkan justru masih terlalu murah.

Sebelumnya, dalam surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor S.1230/PSLB3-PS /2016, penggunaan kantong plastik dalam berbelanja dikenakan harga Rp 200 per kantong. "Saya engga senang dengan harga hanya segitu," kata Emil, Kamis (25/2) di Jakarta.

Menurutnya, harga kantong plastik bisa dipatok Rp 2.000 per kantong, Supaya, masyarakat semakin malas memakai kantong plastik yang berdampak buruk terhadap lingkungan.

Apalagi, bagi masyarakat di perkotaan seperti Surabaya, Bandung dan Jakarta harga Rp 200 masih tergolong murah. Ia membandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan ke WC umum saja mencapai Rp 1.000.

Adapun kebijakan kantong plastik berbayar ini sudah mulai berlaku mulai tanggal 21 Februari lalu. Dalam pantauan KONTAN di sejumlah minimarket kebijakan ini belum menyurutkan pemakaian kantong plastik.

Masyarakat masih rela menyisihkan uang Rp 200 untuk setiap kantung plastik yang dipakai membawa barang belanjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×