kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

RI-Rusia bentuk komite ad hoc proyek investasi


Selasa, 11 November 2014 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah tengah membahas regulasi soal Harga Acuan Penjualan (HAP) gula. Ini untuk merespons kenaikan harga gula di dunia.


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah Rusia dan Indonesia berencana membentuk komite ad hoc untuk menyusun percepatan proyek investasi seperti railway project, green energy, migas, dan pertanian yang akan dikembangkan Rusia di Indonesia. 

Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel menerangkan, penekanan kerjasama pada sektor pertanian khususnya produk minyak sawit mentah (CPO) agar mengikuti standar internasional. "Indonesia meminta Rusia untuk menyesuaikan standar internasional yang berlaku terhadap produk CPO. Rusia juga akan berusaha mencarikan solusinya dengan kementerian terkait di Rusia,” jelas Rachmat, dalam siaran persnya, Selasa (11/11).

Dalam pertemuan ini, Rusia juga akan menanamkan investasi pada pembangunan jalur kereta api di Kalimantan. Rusia berharap pemerintahan Joko Widodo memberikan dukungan agar proyek pembuatan jalur kereta api di Kalimantan dengan jumlah investasi sebesar US$ 1,5 miliar dapat terlaksana tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×