kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

RI ingin jadikan Iran hub CPO hingga kopi


Senin, 27 Februari 2017 / 13:14 WIB
RI ingin jadikan Iran hub CPO hingga kopi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memimpin delegasi Indonesia dalam lawatan ke Iran pada 26-27 Februari 2017.

Sejumlah isu perdagangan dibahas, diantaranya mendorong penyelesaian pembahasan preferential trade agreement (PTA). Bagi Indonesia, PTA sangat penting lantaran pemerintah memiliki misi spesial.

"Kita juga ingin menjadikan Iran tidak hanya sebagai pasar namun juga hub di kawasan Asia Tengah dan Timur Tengah,” ujarnya di sela-sela lawatannya seperti dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin (27/2).

Melalui PTA, pengaturan perdagangan bisa dilakukan oleh kedua negara termasuk memprioritaskan masuknya produk-produk unggulan dari Indonesia maupun Iran.

Dengan begitu tutur Darmin, produk unggulan Indonesia seperti, minyak kelapa sawit (CPO), karet, tekstil, kertas hingga kopi bisa masuk ke Iran dengan leluasa.

Diharapkan, PTA membantu mewujudkan keinginan pemerintah menjadikan Iran sebagai hub produk unggulan Indonesia di Timur Tengah.

“Tadi kami juga menekankan pentingnya penyelesaian PTA antara Indonesia dan Iran pada bulan Juni 2017," kata Darmin. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×