kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.974   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kerja sama US$ 2 miliar ditandatangani dengan Iran


Jumat, 24 Februari 2017 / 21:12 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indonesia - Iran akan menyepakati beberapa kerja sama. Kesepakatan tersebut akan dilakukan dalam kunjungan Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution ke Iran, pekan ini.

Fadel Muhammad, Ketua Bilateral Indonesia - Iran atau pemimpin dunia usaha yang ikut dalam kunjungan tersebut mengatakan, dalam kunjungan tersebut, akan ada penandatanganan kerjasama senilai US$ 2 miliar yang dilakukan. Tandatangan tersebut akan dilakukan di berbagai bidang.

Salah satunya, energi. Kerjasama ini akan dilakukan oleh Pertamina.

"Pertamina akan datang untuk proposal kerjasama refinary LNG, minyak mentah, nanti akan ada pembelian lahan minyak buat produksi minyak yang kapasitas produksinya 100.000 barel per hari yang nantinya akan dibawa ke sini," katanya di Kantor Menko Perekonomian, Jumat (24/2).

Selain Pertamina, tandatangan kerja sama juga akan dilakukan oleh Sinarmas. "Ini berkaitan dengan kertas," katanya.

Selain tandatangan kerja sama, dalam kunjungan tersebut Darmin yang didampingi 28 pelaku usaha dan BUMN juga akan menjajaki kerjasama lain.

Kerja sama akan difokuskan ke perbankan dan energi. Darmin sebelumnya mengatakan, selain kerjasama itu, pemerintah juga akan mencari peluang untuk mendapatkan gas dengan harga murah di Iran untuk mendukung sektor industri nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×