kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Revisi DNI buka keran asing, Darmin: Isi pohon industri di dalam negeri


Jumat, 16 November 2018 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Revisi daftar negatif investasi (DNI) membuka keran investor asing masuk ke Tanah Air. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, kondisi ini untuk mengisi pohon industri yang kosong.

"Ada banyak sekali yang kita tidak punya. Kita lihat pohon industrinya. Mana yang kosong? Jauh lebih banyak yang kosong dari yang diisi," ungkap Darmin, Jumat (16/11).

Darmin mengakui, hingga saat ini Tanah Air tak memiliki banyak industri. Akibatnya, saat pertumbuhan ekonomi naik, impor meledak. Pasalnya untuk memenuhi permintaan, akhirnya Indonesia mesti impor.

"Makanya kita bukan hanya barang aja, tapi jasa juga kita buka," jelas Darmin.

Darmin bilang, tak perlu pusing mengenai investasi asing yang akan mendominasi. Sebab, pengolahannya akan dilakukan di Indonesia. "Yang buat asing, tapi kan made in Indonesia," ungkapnya.

Menurut Darmin, dengan investor asing yang masuk, tenaga kerja bisa terserap. Selain itu, ke depan, impor bisa ditekan, pasalnya hasil olahan bisa dibuat di dalam negeri. "Apa sih yang salah kalau yang buat orang asing tapi di buat di sini?" jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×