kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.909   -3,89   -0,07%
  • KOMPAS100 768   -0,64   -0,08%
  • LQ45 587   -0,12   -0,02%
  • ISSI 204   0,32   0,16%
  • IDX30 332   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 412   0,28   0,07%
  • IDX80 88   0,03   0,04%
  • IDXV30 112   0,65   0,58%
  • IDXQ30 107   -0,28   -0,26%

Resmikan 5 Bendungan, Prabowo Optimistis RI Kian Dekat Jadi Lumbung Pangan Dunia


Jumat, 10 Juli 2026 / 15:17 WIB
Diperbarui Jumat, 10 Juli 2026 / 15:23 WIB
Resmikan 5 Bendungan, Prabowo Optimistis RI Kian Dekat Jadi Lumbung Pangan Dunia
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (Setkab RI/dok)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto optimistis pembangunan bendungan akan memperkuat ketahanan pangan nasional hingga mendorong Indonesia menjadi negara pengekspor pangan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama empat bendungan lainnya, yakni Bendungan Rukoh dan Keureuto di Aceh, Bendungan Jelantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali, Jumat (10/7/2026).

Prabowo mengatakan, lima bendungan yang diresmikan tersebut merupakan investasi negara senilai sekitar Rp 9,79 triliun. Menurutnya, infrastruktur tersebut akan menjadi penopang peningkatan produksi beras nasional.

Baca Juga: Prabowo Bertolak ke NTB, Resmikan Lima Bendungan Sekaligus

"Lima bendungan ini nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik bisa menghasilkan 1 juta ton beras," ujar Prabowo dalam sambutannya,  seperti dikutip dari Youtube Kepresidenan, Jumat (10/7/2026).

Ia menilai pembangunan bendungan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri merupakan syarat penting bagi kemajuan suatu negara.

"Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri, dan alhamdulillah Indonesia sekarang mampu memberi pangan untuk rakyatnya sendiri," katanya.

Prabowo juga meminta seluruh instansi terkait memastikan bendungan dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.

Prabowo meminta instansi terkait menjaga bendungan dengan baik, mengelolanya secara profesional, serta merawatnya agar dapat berfungsi optimal.

Baca Juga: Prabowo Terima Laporan Penemuan Emas Raksasa di Pegunungan Papua

Ia juga menekankan pentingnya memastikan air yang dibutuhkan petani benar-benar sampai ke lahan pertanian. Menurutnya, petani merupakan produsen pangan dan tanpa pangan tidak akan ada negara.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut Indonesia kini mulai beralih dari negara pengimpor menjadi negara yang mampu memasok pangan ke negara lain.

“Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia. Dari kita impor-impor-impor sekarang kita sudah mulai ekspor pangan ke negara-negara lain," ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan sejumlah negara telah menyampaikan permintaan kepada Indonesia untuk memasok komoditas pertanian.

Baca Juga: Prabowo: Petani Sawit Harus Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan dari Program B50

"Kita sekarang diminta bantuan negara-negara bahkan Australia minta bantuan mohon kita bisa jual urea ke mereka. Brasil, Filipina, India. Jadi Indonesia sekarang tanpa banyak gembar-gembor kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus," kata Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×