kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Rencana Reshuffle Kembali Berhembus, Bahlil Jadi Menteri ESDM?


Selasa, 30 Juli 2024 / 12:15 WIB
Rencana Reshuffle Kembali Berhembus, Bahlil Jadi Menteri ESDM?
ILUSTRASI. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia


Reporter: Barly Haliem | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali berhembus menjelang Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.

Kabar yang beredar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang bakal yang terkena reshuffle kali ini.

Nah, Bahlil Lahadalia yang sekarang menjabat Menteri Investasi/Kepala BKPM disebut-sebut sebagai calon pengganti Arifin Tasrif sebagai Menteri ESDM.

Sementara pengganti Bahlil di Kementerian Investasi, kabarnya Wakil Menteri Investasi Yuliot Tanjung yang bakal naik.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres 76, Bahlil Jadi Ketua Satgas Pemberian WIUPK Ormas Keagamaan

Sumber Kontan membisikkan, alasan penggantian Menteri ESDM itu kabarnya karena Arifin tidak segera membuat aturan petunjuk teknis (juknis) pemberian izin usaha pertambangan (IUP) ke organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Alasan Arifin di Undang-Undang tidak ada. Harusnya presiden mengeluarkan perppu dulu," bisik sumber Kontan, akhir pekan lalu.

Tapi ada alasan lain pula. Konon, kata sumber Kontan, Arifin selama ini banyak memberikan IUP ke orang-orang PDI Perjuangan.

Istana sendiri menepis ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×