kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Realisasi dana PEN per 8 Oktober baru mencapai 55,9% dari pagu


Senin, 11 Oktober 2021 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp 416 triliun sampai 8 Oktober 2021. Realisasi baru mencapai 55,9% dari total pagu yakni sebesar Rp 744 triliun.

“Terkait perkembangan PEN ini sampai dengan 8 Oktober itu 55,9% atau Rp 416 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (11/10).

Airlangga merinci, realisasi tersebut terdiri dari kluster kesehatan yang sudah mencapai Rp 106,87 triliun atau sebesar 49,7%. Di mana sebagian digunakan untuk diagnostik sebanyak 63,2% atau sebesar Rp 2,96 triliun.

Selanjutnya untuk kluster perlindungan sosial realisasi anggarannya sudah mencapai Rp 121,5 triliun atau 65,1%. Kluster tersebut digunakan untuk program Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai 73,4% atau Rp 20,79 triliun, dan kartu sembako sudah mencapai 58,6% atau Rp 29,26 triliun.

Baca Juga: Menko Airlangga ingatkan persaingan SDM sangat sengit di masa depan

Kemudian untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sudah digunakan sebanyak 56,2% atau Rp 16,2 triliun dan bantuan subsidi upah (BSU) digunakan sebanyak 75,6% atau Rp 6,65 triliun.

Lalu untuk program prioritas, realisasinya sudah mencapai 55,7% atau Rp 65,69 triliun, dukungan UMKM sudah digunakan sebesar Rp 62,04 triliun atau 38%, dan insentif usaha sebesar 95,8%.

Selanjutnya: Oktober 2021, 7 bansos ini dipastikan masih akan mengalir ke masyarakat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×