kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ratusan ribu buruh akan unjuk rasa di depan Istana


Senin, 01 Mei 2017 / 10:44 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bertepatan dengan peringatan hari buruh sedunia, ribuan buruh akan turun ke jalan, Senin (1/5). Di Jakarta, aksi tersebut rencananya dipusatkan di Istana Presiden.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, mengatakan, buruh yang akan menuju Istana Presiden tersebut berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Massa dari Jabodetabek 150 ribu buruh akan aksi di Istana Presiden dengan titik kumpul di Patung Kuda Indosat jam 10.00," kata Said Iqbal, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Isu yang disuarakan, lanjut Said, akan serempak dengan yang dilakukan di seluruh buruh yang melakukan aksi hari ini di Tanah Air. Misalnya menghapus outsourcing, pemagangan yg mengekploitasi kaum buruh, jaminan sosial di revisi yaitu jamkes seluruh rakyat gratis tanpa iuran tapi melalui pajak, dan jaminan pensiun buruh sama dengan PNS sebesar 60 persen dari gaji terakhir.

Buruh menurutnya juga menolak upah murah dengan meminta pemerintah untuk mencabut PP Nomor 78/2015 tentang Pengupahan, yang dinilai menghilangkan hak berunding serikat buruh dalam kenaikan upah.

Said mengatakan, aksi buruh se-Tanah Air akan melibatkan setengah juta buruh di 32 Provinsi dan 250 kabupaten. Buruh akan turun ke jalan.

"Setiap daerah akan aksi di depan kantor gubernur, seperti di Serang, Bandung, Surabaya, Semarang, Jogja, Aceh, Medan, Batam, Banjarmasin, Makasar, Gorontalo, Maluku, dan lain-lain," ujar dia. (Robertus Belarminus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×