kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Rampingkan Dolar, UKM Wajib Pakai Rupiah


Jumat, 21 November 2008 / 15:34 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro

JAKARTA. Pemerintah betul-betul berupaya mengurangi penggunaan dolar AS di dalam negeri dan memaksimalkan penggunaan rupiah. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Suryadharma Ali meminta kepada para pengusaha UKM yang sudah mengekspor produk mereka untuk menerima pembayaran dalam bentuk rupiah. "Kami minta UKM mulai menerima pembayaran dalam bentuk rupiah," katanya Jumat, (21/11).

Suryadharma mengatakan, Departemen Koperasi dan UKM akan segera melakukan sosialisasi dan mengajak seluruh UKM di negeri ini agar mulai menerima pembayaran dalam bentuk rupiah. Ia juga meminta agar para pengusaha UKM melepas simpanan dolar AS mereka untuk memperkuat nilai rupiah.

Meskipun belum mengetahui seberapa besar dampak himbauan ini kepada penguatan nilai rupiah, namun Suryadharma yakin hal tersebut akan berpengaruh positif bagi perekonomian nasional dan juga bagi perkembangan bisnis ukm itu sendiri. "Seperti apa pengaruhnya saya belum bisa memprediksi lebih lanjut," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×