kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Purbaya Kritik Prediksi Resesi, Minta Ekonom Pakai Data dan Perhitungan Jelas


Jumat, 27 Maret 2026 / 04:08 WIB
Purbaya Kritik Prediksi Resesi, Minta Ekonom Pakai Data dan Perhitungan Jelas
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti prediksi sejumlah ekonom yang menyebut ekonomi Indonesia akan masuk resesi dalam waktu dekat. (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti prediksi sejumlah ekonom yang menyebut ekonomi Indonesia akan masuk resesi dalam waktu dekat.

Purbaya menegaskan tidak menolak kritik. Ia meminta analisis ekonomi disampaikan dengan dasar data dan perhitungan yang jelas.

“Saya enggak anti kritik, tapi jangan bilang dua bulan lagi ekonomi Indonesia akan hancur atau resesi,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia menilai prediksi tersebut banyak bertumpu pada asumsi kenaikan harga minyak akibat konflik di Timur Tengah. Asumsi ini dinilai tidak mempertimbangkan variabel lain.

Purbaya menilai skenario harga minyak US$ 200 per barel tidak realistis.

“Kalau harga minyak sampai 200 dollar AS per barel, bukan hanya Indonesia, seluruh dunia bisa resesi,” kata dia.

Ia menekankan analisis ekonomi perlu melihat berbagai faktor. Data historis dan respons kebijakan dinilai penting dalam membaca kondisi ekonomi.

Purbaya juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara lain. Amerika Serikat disebut turut menghadapi tekanan dari kenaikan harga energi.

Baca Juga: Kemenkeu Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Barang E-Commerce Asal China

Pemerintah dinilai masih mampu menjaga stabilitas ekonomi domestik. Hal ini didukung berbagai kebijakan yang telah ditempuh.

“Kalau kita masih bisa jaga di sini, itu artinya perhitungannya harus lengkap. Jangan asal bicara,” ujarnya.

Purbaya mengingatkan ekonom lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan. Pernyataan tanpa dasar kuat berpotensi memicu sentimen negatif.

Ia juga menyinggung pengalamannya dalam mengelola kebijakan ekonomi. Pengalaman tersebut mencakup berbagai periode dan tantangan.

Tonton: Bahlil: Indonesia Kini Siap Longgarkan Kuota Tambang Jika Harga Tetap Tinggi

"Jadi, kita di sini sudah cukup berpengalaman dengan orang-orang keuangan di sini tentunya ya, mengatasi masalah ekonomi, dan pasti saya sudah pelajari teorinya segala macam," tuturnya.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/03/26/112738626/purbaya-kritik-prediksi-resesi-minta-ekonom-tak-asal-bicara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×