Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Agustus 2026 masih terjaga di level 0,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Adapun posisi defisit APBN tersebut masih sama dengan periode Juli 2026 yang mencapai Rp 235,6 triliun atau setara dengan 0,91% dari PDB.
Baca Juga: Belanja Pemerintah Pusat yang Dinikmati Daerah Dipatok Rp Rp 1.445 Triliun pada 2027
“(Defisit) di akhir Agustus juga sama, levelnya masih 0,9% dari PDB,” tutur Purbaya saat melakukan rapat kerja di DPD RI, Senin (14/9/2026).
Meski demikian, Purbaya tidak melaporkan lebih rinci terkait realsiasi belanja dan pendapatan hingga Agustus 2026.
Sebelumnya, hingga Juli 2026, belanja negara telah mencapai Rp 1.969,6 triliun atau tumbuh 18,62% secara tahunan. Sementara itu, penerimaan pajak tercatat Rp 1.224,3 triliun atau tumbuh 23,7% secara tahunan.
Purbaya mengatakan pemerintah tetap menjaga agar defisit tidak melebar terlalu tinggi hingga akhir tahun. Ia memperkirakan defisit APBN 2026 berada di sekitar 2,85% terhadap PDB, sesuai dengan rencana pemerintah.
"Angka ini menunjukkan bahwa kita berusaha membuat fiskal lebih aktif tanpa meninggalkan kehati-hatian," tegas Purbaya.
Baca Juga: Purbaya Andalkan Permintaan Domestik untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














