kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Punya Hutan Tropis Cukup Besar, Indonesia-Brasil Bahas Kemitraan Bidang Kehutanan


Minggu, 21 Mei 2023 / 08:30 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva pada Sabtu, 20 Mei 2023, di Hotel Rihga Royal, Hiroshima, Jepang.

Isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah terkait upaya kemitraan di bidang kehutanan. Pasalnya, Indonesia dan Brasil adalah dua negara yang memiliki hutan tropis cukup besar.

"Lebih 30% hutan tropis dimiliki oleh Indonesia-Brasil dan DRC," ucap Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/5).

Baca Juga: Bertemu PM Kishida, Presiden Jokowi Minta Perundingan IJEPA Selesai di September 2023

Oleh karena itu, diperlukan soliditas antara negara-negara pemilik hutan, termasuk dengan juga mengundang Democratic Republic of Congo (DRC) dan negara lain.

Kedua kepala negara yakin bahwa hubungan Indonesia dan Brasil akan semakin meningkat ke depannya.

Adapun isu lain yang dibahas adalah mengenai kerja sama penanganan perubahan iklim.

Keduanya menyampaikan komitmen kedua negara dalam penanganan isu perubahan iklim. Dimana Indonesia dan Brasil sama-sama mengharapkan komitmen negara maju bagi penyediaan dana perubahan iklim.

Tidak hanya itu, kedua Kepala Negara juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam pengembangan peternakan dan pengadaan daging bagi Indonesia.

Presiden Lula menuturkan, ia sangat mengharapkan Presiden Jokowi dapat melakukan kunjungan ke Brasil.

Baca Juga: Bertolak ke Jepang, Jokowi Akan Hadiri KTT G7

"Saya sangat mengharapkan kedatangan Presiden Widodo ke Brazil dan kita akan dapat membahas lebih banyak lagi kerja sama antara dua negara berkembang yang besar seperti Indonesia dan Brasil," kata Presiden Lula.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan kali ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI Santo Darmosumarto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×