kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Puncak arus balik diproyeksi 16 Mei dan 20 Mei, ini antisipasi pemerintah


Sabtu, 15 Mei 2021 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) . ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksi puncak arus balik atau puncak perjalanan pasca lebaran tahun ini akan terjadi pada 16 Mei serta 20 Mei 2021.

"Kita memang memproyeksikan bahwa kemungkinan pasca balik itu terjadi pada 16 dan tanggal 20, oleh karenanya kita menghimbau jangan [melakukan perjalanan] di titik tanggal tersebut karena akan penuh," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Konferensi Pers terkait Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5).

Budi menjelaskan berbagai antisipasi yang dilakukan pemerintah untuk menghadapi arus balik ini.

Menurut Budi, pihaknya akan melakukan random test covid-19 di banyak kota khususnya di Jawa, dan ada pula kebijakan mandatory testing.

Baca Juga: Ini prediksi puncak arus balik Lebaran dan kesiapan pemerintah

"Seperti tadi saya sampaikan mandatory akan kita lakukan di Bakauheni dan Gilimanuk," tambah Budi.

Tak hanya itu, dia juga mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Kakorlantas untuk melakukan screening terkait kendaraan yang masuk dalam jalan tol.

"Kami tentu akan melakukan suatu upaya-upaya screening dengan mewajibkan mereka masuk yang jalan tol, mereka yang sudah memiliki rapid test. Kalau mereka belum terpaksa kita melakukan random test di titik-titik tertentu yang kita lakukan di rest area," terang Budi.

Selanjutnya, bila terjadi lonjakan yang berlebihan, Kemenhub akan melakukan kebijakan contraflow.

"Apa yang kami lakukan ini sudah kami koordinasikan dengan Kakorlantas. Kakorlantas akan melakukan suatu manajemen lalu lintas dengan maksimal, dan tentunya tim Dishub dan tim TNI juga membantu, baik upaya melakukan rapid test sebelum perjalanan juga memanage perjalanan itu sendiri," terang Budi.

Selanjutnya: Mudik dilarang, Kakorlantas: Sebanyak 600.000 kendaraan diputarbalikkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×