kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pulang tanah air, Nazaruddin gunakan pesawat carter dengan tarif Rp 4 miliar


Jumat, 12 Agustus 2011 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. CEO Akseleran Ivan Tampubolon. KONTAN/Anggar Septiadi/2020/10/23


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Bekas Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin sudah dipastikan bakal segera pulang ke tanah air setelah tim penjemput membawanya petang lalu.

"Saudara Nazar telah berangkat dari Kolombia tadi pagi pukul 05.20 WIB. Atau 05.20 petang waktu Bogota," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, Jumat (12/8).

Djoko memprediksi, Nazaruddin bakal sampai ke tanah air melalui Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 05.20 WIB, Sabtu besok. "Ancar-ancarnya 20 sampai 24 jam," katanya.

Dengan sudah diterbangkannya Nazaruddin ke tanah air, hal ini sekaligus membantah informasi bahwa Nazaruddin telah mengajukan suaka politik ke Kolombia. Nazaruddin diterbangkan dengan pesawat carter dengan biaya penyewaan mencapai Rp 4 miliar.

Menurut Djoko, anggaran itu berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait biaya penyewaan pesawat yang dinilai terlalu mahal. Djoko tidak memedulikannya, pasalnya tarifnya memang terbilang mahal.

"Itu perjalanan 22 jam. Tarifnya itu US$ 7.000 sampai US$ 8.000 per jam. Ini belum fee lainnya seperti landing, fee navigation. Mahal atau tidak relatif bukan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×