kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

LSI: Nazaruddin gagal bongkar kasus, ada tiga dampak besar yang terjadi


Kamis, 11 Agustus 2011 / 21:30 WIB


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi, menyatakan, ada tiga pengaruh besar jika seandainya tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin gagal membongkar kasusnya.

Pertama, pengaruh terhadap Partai Demokrat yang selalu dituding ikut menerima aliran dana haram itu. Jika kasus itu tidak bisa dituntaskan, maka citra Demokrat akan semakin buruk di mata masyarakat.

“Setelah dia (Nazaruddin) lari, yang paling hancur adalah partai Demokrat dan elitenya, termasuk Anas, Andi, bahkan Ibas juga ikut disebut-sebut,” ujar Burhanudin ketika diskusi dengan tema Nazaruddin Mudik: Membongkar atau Mengubur Kasus, Kamis (11/8).

Kedua, kasus Nazar juga berpengaruh pada citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lantaran pimpinan lembaga adhoc ini juga dituding Nazaruddin berkecimpung dalam kasus Wisma Atlet. “KPK punya pertarungan besar juga dalam kasus ini. Termasuk, menyelesaikan nama lain dari berbagai partai yang mungkin tersangkut kasus Nazar,” jelasnya.

Terakhir, Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan jelek. Baginya, kasus Nazaruddin telah menyandera pemerintahan SBY dalam pemberantasan korupsi.

Dia berharap, dengan pulangnya Nazaruddin ke tanah air bisa memunculkan kambing hitam kasus Wisma Atlet. Pasalnya, terlalu sering masyarakat diberikan tontonan sandiwara yang anti klimaks, seperti kasus Susno Duadji dan Gayus Tambunan yang tidak kunjung tuntas.




Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×