kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Komisi XII DPR Minta Diselesaikan Tepat Waktu


Kamis, 16 Juli 2026 / 19:37 WIB
Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Komisi XII DPR Minta Diselesaikan Tepat Waktu
ILUSTRASI. Proyek LNG Abadi Masela 60% Buat Domestik 40% Ekspor, Begini Rinciannya (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Komisi XII DPR RI, Beniyanto Tamoreka, meminta proyek strategis nasional (PSN) LNG Abadi Masela diselesaikan tepat waktu. Hal ini disampaikannya usai pemerintah resmi memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek ini di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Beniyanto menegaskan, kepastian dimulainya proyek gas raksasa ini krusial bagi ketahanan energi dalam negeri. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, percepatan pembangunan proyek hulu migas berskala besar dinilai akan memperkuat pasokan gas domestik, mendukung daya saing industri, serta memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara.

“Kami mengapresiasi langkah Presiden Prabowo bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berhasil mendorong dimulainya pembangunan Blok Masela. Ini merupakan momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap sektor energi Indonesia,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Proyek LNG Abadi Masela 60% Buat Domestik 40% Ekspor, Begini Rinciannya

Mengingat proyek ini telah dinantikan selama hampir tiga dekade, DPR menekankan pentingnya pengawasan agar pengerjaan fisik di lapangan tidak mengalami keterlambatan. 

Komisi XII DPR, kata dia, bakal mengawal setiap tahapan konstruksi agar seluruh target yang dicanangkan pemerintah bersama pihak operator dapat terealisasi secara konsisten sesuai jadwal yang ditentukan.

“Groundbreaking adalah awal yang baik, tetapi yang lebih penting adalah memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan dapat segera berproduksi. Komisi XII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana, memiliki tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat optimal bagi ketahanan energi dan perekonomian nasional,” terangnya.

Baca Juga: Prabowo Minta Putra Daerah dan Pengusaha Lokal Dilibatkan dalam Proyek LNG Masela

Lebih lanjut, Beniyanto menambahkan, proyek strategis ini harus mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Indonesia Timur. 

Kehadiran industri gas ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia daerah, serta merangsang pertumbuhan aktivitas ekonomi baru di sekitar wilayah operasi.

Adapun proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan mampu meningkatkan penerimaan negara mencapai US$ 37,8 miliar. Di sisi lain, kontribusi pajak yang dihasilkan selama masa konstruksi hingga operasional diperkirakan mencapai sekitar US$ 6,43 miliar.

Baca Juga: Groundbreaking Blok Abadi Masela, Bahlil Akui Terkatung-Katung Selama 28 Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×