kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.895   13,00   0,07%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Presiden semprot dirut Telkom dan Telkomsel


Jumat, 17 September 2010 / 11:52 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

PURWAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semakin rajin melontarkan kritik. Kali ini, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Rinaldi Firmansyah dan Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno kena semprot.

Presiden SBY menuding, kedua pejabat tersebut tak pernah turun mengecek kesiapan jaringan telekomunikasi di pos-pos pengamanan jalur mudik. "Saya minta jangan dibelakang meja saja. Pastikan sistem bekerja dengan baik," kata Presiden saat meninjau pelaksanaan pengamanan jalur mudik di pintu tol Cikampek, Jumat (17/9).

Lalu, SBY meminta Sekretaris Kabinet Dipo Alam segera menghubungi kedua pejabat itu. Sehingga langsung mengecek kesiapan jaringan telekomunikasi itu.

Sekadar informasi, kritikan Presiden itu berawal dari laporan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri bahwa terjadi gangguan teknis jaringan Telkomsel. "Seharusnya semua pos bisa real time karena jaringan Telkomsel agak terganggu," kata Kapolri.

Yang jelas, gangguan teknis itu menghambat rencana teleconference Presiden dengan petugas pos pengamanan jalur mudik di wilayah Jawa Tengah, termasuk dengan Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Edward Aritonang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×