kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Presiden semprot dirut Telkom dan Telkomsel


Jumat, 17 September 2010 / 11:52 WIB
Presiden semprot dirut Telkom dan Telkomsel


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

PURWAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semakin rajin melontarkan kritik. Kali ini, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Rinaldi Firmansyah dan Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno kena semprot.

Presiden SBY menuding, kedua pejabat tersebut tak pernah turun mengecek kesiapan jaringan telekomunikasi di pos-pos pengamanan jalur mudik. "Saya minta jangan dibelakang meja saja. Pastikan sistem bekerja dengan baik," kata Presiden saat meninjau pelaksanaan pengamanan jalur mudik di pintu tol Cikampek, Jumat (17/9).

Lalu, SBY meminta Sekretaris Kabinet Dipo Alam segera menghubungi kedua pejabat itu. Sehingga langsung mengecek kesiapan jaringan telekomunikasi itu.

Sekadar informasi, kritikan Presiden itu berawal dari laporan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri bahwa terjadi gangguan teknis jaringan Telkomsel. "Seharusnya semua pos bisa real time karena jaringan Telkomsel agak terganggu," kata Kapolri.

Yang jelas, gangguan teknis itu menghambat rencana teleconference Presiden dengan petugas pos pengamanan jalur mudik di wilayah Jawa Tengah, termasuk dengan Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Edward Aritonang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×