kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden Obama sempatkan singgung tentang TPP


Selasa, 16 Februari 2016 / 14:01 WIB


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

CALIFORNIA. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyebut-nyebut soal Trans Pacific Partnership (TPP) dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-ASEAN. 

Presiden Obama dalam Opening Session pada KTT AS-ASEAN di Sunnylands Center, Rancho Mirage, California, Senin sore waktu setempat (15/2) menyebut, beberapa negara yang telah memutuskan untuk bergabung dalam TPP.

"Dalam hal bergabung dengan TPP, Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Brunei telah berkomitmen untuk 'high labor' dan 'environmental standards'," kata Presiden Obama.

Obama tidak secara gamblang menyebutkan manfaat bergabung dengan TPP kepala kepala negara ASEAN. Namun, meminta mereka mempertimbangkan diri masuk dalam TPP. 

TPP dalam beberapa waktu terakhir menjadi isu strategis termasuk bagi Indonesia yang pada akhir tahun 2015 sempat menyatakan bermaksud bergabung dengan blok perdagangan bebas tersebut. "Bersama kita bisa melanjutkan untuk mendukung aspirasi dan martabat masyarakat kita," kata Presiden Obama.

Ia menyebut soal pemilihan umum bersejarah di Myanmar dan transisi yang berlangsung sekarang memberikan harapan bagi bangsa yang lebih inklusif, bersatu, damai dan demokratis.

Namun, Presiden Jokowi menyebut tidak akan membahas mengenai rencana bergabungnya Indonesia ke TPP selama kunjungan di AS. Menteri Perdagangan Thomas Lembong yang turut serta menemani Presiden menegaskan, masih akan menegosiasikan keuntungan bergabung dengan TPP.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×