kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Presiden Menatar Gubernur Anyar


Rabu, 15 Oktober 2008 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Hasbi Maulana


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menatar sejumlah gubernur yang baru terpilih. Dalam pidato sambutannya pada sidang kabinet paripurna, Presiden meminta gubernur yang baru pertama kali mengikuti sidang kabinet untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

P:residen mengatakan, dalam setiap pengambilan kebijakan nasional dirinya pasti selalu melibatkan pemerintah daerah. Sebab, pembangunan merupakan keterpaduan antara pusat dan daerah. "Ini terutama untuk gubernur yang belum genap 6 bulan memimpin," katanya.

Presiden menyatakan, Indonesia merupakan negara yang menerapkan sistem desentralisasi dengan sangat baik, di mana kepala daerah dipilih secara langsung. Pemerintah pusat juga telah memberikan anggaran yang sangat besar untuk pemda, jumlahnya hingga 34 persen dari total belanja nasional. "Negara lain hanya 14%," katanya

Menurut catatan KONTAN ada sejumlah gubernur yang belum lama terpilih. Yaitu gubernur Bali, Jawa Tengah, NTB, NTT, dan Maluku Utara dan Sumatera Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×