kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 5.951   -150,14   -2,46%
  • KOMPAS100 774   -22,02   -2,77%
  • LQ45 584   -14,08   -2,35%
  • ISSI 206   -5,45   -2,57%
  • IDX30 331   -7,41   -2,19%
  • IDXHIDIV20 404   -8,15   -1,97%
  • IDX80 88   -2,47   -2,73%
  • IDXV30 109   -1,84   -1,66%
  • IDXQ30 106   -2,16   -2,00%

Presiden Menatar Gubernur Anyar


Rabu, 15 Oktober 2008 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Hasbi Maulana


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menatar sejumlah gubernur yang baru terpilih. Dalam pidato sambutannya pada sidang kabinet paripurna, Presiden meminta gubernur yang baru pertama kali mengikuti sidang kabinet untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

P:residen mengatakan, dalam setiap pengambilan kebijakan nasional dirinya pasti selalu melibatkan pemerintah daerah. Sebab, pembangunan merupakan keterpaduan antara pusat dan daerah. "Ini terutama untuk gubernur yang belum genap 6 bulan memimpin," katanya.

Presiden menyatakan, Indonesia merupakan negara yang menerapkan sistem desentralisasi dengan sangat baik, di mana kepala daerah dipilih secara langsung. Pemerintah pusat juga telah memberikan anggaran yang sangat besar untuk pemda, jumlahnya hingga 34 persen dari total belanja nasional. "Negara lain hanya 14%," katanya

Menurut catatan KONTAN ada sejumlah gubernur yang belum lama terpilih. Yaitu gubernur Bali, Jawa Tengah, NTB, NTT, dan Maluku Utara dan Sumatera Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×